Rencana mendatangkan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, untuk bermain film di Indonesia mendapat penolakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tampilnya Miyabi dinilai akan “merusak citra Indonesia” di mata negara lain.
“Sebaiknya janganlah menggunakan bintang porno itu. Walaupun filmnya tidak porno tapi kan bintangnya porno. Kecuali kalau sudah berhenti jadi bintang porno,” kata Ketua MUI Ma’ruf Amin.
Menurut Ma’ruf, meski film yang akan dibintangi Miyabi itu bukan film porno, tapi citra di masyarakat sudah terbentuk bahwa Miyabi adalah bintang porno. Masyarakat akan punya kesan kurang baik terhadap film tersebut.
Selain itu, tampilnya Miyabi dalam film Indonesia berjudul ‘Menculik Miyabi‘ itu juga berpotensi “mencemarkan” nama Indonesia di mata negara lain.
“Bisa saja Indonesia dapat kesan buruk karena mengimpor bintang porno. Kayak kurang bintang dalam negeri saja,” ucapnya.
Related posts:
September 18th, 2009 at 12:50 pm
Moral rkyat dah jelek n bejat mlah mendatangkan bntang porno..tolol kali yg ngundang
[Reply]
September 18th, 2009 at 2:28 pm
“kayak kurang bintang dalam negeri saja”, brarti klo bintang dalam negeri boleh ya ??? ganti aja judul filmnya “menculik chika”….hahahaha, stuju pak kyai ??
[Reply]
September 18th, 2009 at 9:57 pm
iya neh ,…
moral dah jelek jangan mendayangkan bintang porno donk …
kyak ga punya bintang porno aja di Indonesia …
CINTAI PRODUK DALAM NEGERI ….
[Reply]
September 18th, 2009 at 9:58 pm
tau info tentang chika ga …?????
bagi – bagi dunk ..
gw penasaran neh sama doi …
[Reply]
September 19th, 2009 at 1:35 am
weee.. ada” aja bintang bokep lah di datengin ke indonesia… bener” emang di indonesia gk ada..? huahuahuha…..
emang bener indonesia klo masalah porno aja no1.. tapi klo soal mikirin orang kecil aja gk merhatiin..
[Reply]
September 21st, 2009 at 4:15 pm
Hayo pemerintah jangan diam!!!!……
[Reply]
September 27th, 2009 at 11:39 am
jgN samPai indOnesIa teR corEng nAmanYa…
[Reply]